This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, April 25, 2011

SISTEM EKONOMI


Sistem Ekonomi
Sistem ekonomi adalah suatu sistem dimana didalam dunia ekonomi tersebut diatur serta terjalin hubungan ekonomi antar manusia satu dengan manusia lainya, serta lembaga-lembaga yang bergerak dalam bidang ekonomi tersebut. Suatu sistem ekonomi tidaklah harus berdiri sendiri, sistem ekonomi sangat berkaitan dengan falsafah, pandangan dan pola hidup masyarakat tempatnya berpijak.  Sehingga sistem ekonomi bisa berjalan sesuai dengan apa yang telah ditentukan dan yang telah dibuat dan bisa terus berkembang sehingga bisa mensejahterakan orang-orang yang ada didalamnya. Sistem ekonomi dibagi menjadi 5 yaitu :
1.      Sistem ekonomi tradisional
Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun-temurun, mengandalkan alam dan tenaga kerja.
Ciri-ciri :
-        Belum ada pembagian kerja
-        Pertukaran secara barter
-        Jenis produksi sesuai dengan kebutuhan
-        Tanah sebagai sumber kehidupan dan kemakmuran
-        Bersifat kekeluargaan
2.      Sistem ekonomi komando
Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi di mana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian.
Ciri-ciri :
-        Semua alat produksi dikuasai oleh negara
-        Kebijaksanaan ekonomi diatur oleh negara
-        Pemerintah mengatur produksi, distribusi dan konsumsi
-        Hak milik perseorangan kurang diakui
3.      Sistem ekonomi pasar
Sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi di mana kegiatan produksi, konsumsi dan distribusi dilakukan oleh pihak swasta.
Ciri-ciri :
-        Faktor-faktor produksi dimiliki oleh masyarakat (swasta)
-        Harga ditentukan oleh mekanisme pasar
-        Peranan modal sangat menentukan
-        Didasarkan pada kebebasan individu
-        Kreativitas individu tidak dibatasi
-        Setiap kegiatan ekonomi didasarkan pada laba
4.      Sistem ekonomi campuran
Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi di mana pemerintahan dan swasta (masyarakat) saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.
Ciri-ciri :
-        Hak milik individu atas faktor-faktor produksi diakui, tetapi ada pembatasan dari pemerintahan
-        Kebebasan bagi individu untuk berusaha tetap ada sehingga setiap individu memiliki hak untuk mengembangkan kreativitasnya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya
-        Kepentingan umum lebih diutamakan
-        Campur tangan pemerintah dalam perekonomian hanya menyangkut faktor-faktor yang menguasai hajat hidup orang banyak
5.      Sistem ekonomi fasisme
Sistem ekonomi fasisme adalah paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain, dengan kata lain, fasisme merupakan sikap rasionalisme yang berlebihan.

Tuesday, April 19, 2011

PENJELASAN TENTANG NERACA PEMBAYARAN, MODAL ASING DAN HUTANG LUAR NEGERI


1.      Jelaskan dengan singkat ?
A.    Neraca pembayaran
B.     Modal asing
C.     Hutang luar negeri

A.    Neraca pembayaran merupakan suatu ikhtisar yang meringkas transaksi-transaksi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Neraca pembayaran mencakup pembelian dan penjualan barang dan jasa, hibah dari individu dan pemerintah asing, dan transaksi finansial. Umumnya neraca pembayaran terbagi atas neraca transaksi berjalan dan neraca lalu lintas modal dan finansial, dan item-item finansial.
Transaksi dalam neraca pembayaran dapat dibedakan dalam dua macam transaksi:
Ø  Transaksi debit, yaitu transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari dalam negeri ke luar negeri. Transaksi ini disebut transaksi negatif (-), yaitu transaksi yang menyebabkan berkurangnya posisi cadangan devisa.
Ø  Transaksi kredit adalah transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari luar negeri ke dalam negeri. Transaksi ini disebut juga transaksi positif (+), yaitu transaksi yang menyebabkan bertambahnya posisi cadangan devisa negara.

B.     Modal asing adalah modal yang berasal dari luar perusahaan yang sifatnya sementara bekerja di dalam perusahaan, dan bagi perusahaan yang bersangkutan modal tersebut merupakan utang, yang pada saatnya harus di bayar kembali. Modal asing di bagi ke dalam tiga golongan yaitu utang jangka pendek, utang jangka menengah dan utang jangka panjang.
Ø  Modal Asing atau Utang Jangka Pendek (Short-Term Debt)
Modal asing jangka pendek adalah modal asing yang jangka waktunya paling lama satu tahun. Adapun jenis-jenis yang termasuk ke dalam modal asing jangka pendek adalah rekening koran, kredit dari penjual, kredit dari pembeli dan kredit wesel.
Ø  Modal Asing atau Utang Jangka Menengah (Intermediate-Term Debt)
Modal asing atau utang jangka menengah adalah utang yang jangka waktunya lebih dari satu tahun dan kurang dari 10 tahun. Bentuk utama dari kredit jangka menengah adalah term loan dan leasing.
Ø  Modal Asing atau Utang Jangka Panjang (Long-Term Debt)
Utang jangka panjang adalah utang yang jangka waktunya adalah panjang, umumnya lebih dari 10 tahun. Utang jangka panjang umumnya digunakan untuk membelanjai perluasan perusahaan (ekspansi) atau modernisasi dari perusahaan, karena kebutuhan modal untuk keperluan tersebut meliputi jumlah yang besar.

C.   Utang luar negeri atau pinjaman luar negeri, adalah sebagian dari total utang suatu negara yang diperoleh dari para kreditor di luar negara tersebut. Penerima utang luar negeri dapat berupa pemerintah, perusahaan, atau perorangan. Bentuk utang dapat berupa uang yang diperoleh dari bank swasta, pemerintah negara lain, atau lembaga keuangan internasional seperti IMF dan Bank Dunia.

2.      Sebutkan dan jelaskan manfaat modal asing ?
ü  Membantu dan mempermudah negara untuk melakukan kegiatan ekonomi.
ü  Sebagai penurunan biaya bunga APBN
ü   Sebagai sumber investasi swasta
ü  Sebagai pembiayaan Foreign Direct Investment (FDI) dan  kedalaman pasar modal
ü  Berguna untuk menunjang pembangunan nasional yang dimiliki oleh suatu negara

3.      Sebutkan dan jelaskan dampak hutang luar dan negeri terhadap pembangunan di indonesia ?
Dampak yang terjadi dari hutang luar negeri terhadap pembangunan ada 2, yaitu dampak positiv dan dampak negativ.
Dampak positiv
ü  Dalam jangka pendek, utang luar negeri sangat membantu   pemerintah Indonesia dalam upaya menutup defisit anggaran pendapatan dan belanja negara, yang diakibatkan oleh pembiayaan pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan yang cukup besar.
ü  Dengan adanya utang luar negeri membantu dalam hal pembangunan yang dapat menunjang meningkatnya pertumbuhan ekonomi, pendidikan,dll dinegara tersebut.
ü  Laju pertumbuhan ekonomi dapat dipacu sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dampak negativ
ü  Utang luar negeri dapat memberatkan posisi APBN negara, karena utang luar negeri tersebut harus dibayarkan beserta dengan bunganya. Sehingga dapat menimbulkan masalah baru di negara si peminjam
ü  Negara akan dicap sebagai negara miskin, karena tidak mampu untuk mengatasi perekonomian negara sendiri, hingga membutuhkan campur tangan dari pihak lain untuk mampu mengatasi masalah masalah utang luar negeri tersebut.
ü  Dalam jangka panjang utang luar negeri dapat menimbulkan berbagai macam persoalan di dalam anggaran pemerintah seperti terbengkalainya dalam bidang pendidikan, pembangunan, ekonomi dll. Sebab mereka harus menanggung utang yang dipinjamnya dari bank dunia atau pihak lain sehingga jika dilihat dari segi ekonomi akan menimbulkan nilai tukar mata uang akan melemah.


Sumber :

Wednesday, April 6, 2011

SISTEM PEREKONOMIAN


System Perekonomian Indonesia
Setiap Negara memiliki system perekonomian berbeda-beda. System yang setiap Negara yang digunakan adalah hasil dari kesepakatan dari pemerintahan Negara itu sendiri. Biasanya system kesepakatan ini berdasarkan dari undang-undang yang dimiliki Negara itu sendiri. Jadi setiap Negara punya pola pikir tersendiri untuk bertujuan memakmurkan rakyat di Negara tersebut.
Berikut adalah system perekonomian yang sering digunakan oleh Negara-negara didunia ini baik Negara berkembang maupun Negara yang sudah maju :
a)      System ekonomi pasar bebas
System ekonomi pasar bebas adalah pengaturan kehidupan ekonomi diserahkan pada mekanisme pasar. Jadi produk-produk luar negeri bebas masuk kenegara-negara yang menjadi target penjualan produk tersebut (liberalis)
b)      System perekonomian perencanaan sentral
System perekonomian perencanaan sentral adalah pengaturan perekonomian yang diatur langsung oleh Negara. Jadi pemerintah ikut serta dalam pengambilan keputusan tentang serta mengatur jalanya perekonomian yang ada dinegara tersebut.
c)      Sistem ekonomi Campuran
Sistem ekonomi Campuran adalah pengaturan perekonomian yang dikelola oleh swasta dan pemerintah. Jadi system ini dijalankan dan penerapan system ini dilakukan oleh pemerintah dan swasta dengan kesepakatan-kesepakatan tertentu diantara pemerintah dan pihak swasta
d)     Ekonomi syariah
merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diambil dari  nilai-nilai agama Islam. System ekonomi syariah sangat berbeda dengan system ekonomi kapitalis, sebab di ajaran Agama Islam menentang eksploitasi oleh pemilik modal terhadap buruh yang miskin, dan melarang penumpukan kekayaan. Selain itu, ekonomi dalam kaca mata Islam merupakan tuntutan kehidupan sekaligus anjuran yang memiliki dimensi ibadah.

Thursday, March 31, 2011

INVESTASI INDUSTRI


Investasi Dalam Industri

            Didalam dunia industri tidaklah lepas dari investasi, keduanya sangat berhubungan erat, sebab induatri membutuhkan investasi baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, tujuannya tidak lain hanya untuk mengembangkan industri tersebut agar lebih maju dan besar. Jika sudah besar dan maju industri tersebut dapat membangkitkan perekonomian daerah ataupun perekonomian nasional, selain itu suatu industri yang sudah maju dapat menyerap tenaga kerja yang banyak, sehingga seditkit mengurangi pengangguran di negeri ini.
            Banyak industri di negara ini, akan tetapi kita juga harus jeli dalam memilih investasi, sebab bukannya untung bisa malah rugi,dikarenakan industri tersebut yang sudah banyak hutang dengan bank atau hampir bangkrut. Oleh sebab itu jika kita akan melakukan investasi, kita harus paham betul tentang apa itu dunia industri, dan bagaimana cara mengelola industri tersebut, dari segi produksi, manajemen keuangan, pemasaran dll. Sehingga kita bisa terhindar dari kerugian.
            Didalam persaingan pasar bebasl seperti sekarang ini, banyak produk-produk dari luar negeri yang dipasarkan secara bebas di negara ini, biasanya produk luar negeri dari segi kualitas lebih unggul dari produk dalam negeri. Sehingga dapat melemahkan industri dalam negeri, bisa-bisa industri dalam negeri bisa gulung tikar karena kalah bersaing dengan produk luar negeri. Jadi pemerintah juga harus mengambil kebijakan dalam masalah ini mungkin dengan menaikkan pajak barang impor yang masuk ke Indonesia, sehingga produk dalam negeri tetap terjaga.
            Disamping itu pemerintah juga harus mampu dan bisa untuk melarang  produk luar negeri yang masuk kedalam negeri yang biasanya murah tetapi mengandung zat-zat yang membahayakan bagi kesehatan manusia, sebab banyak produk  dari luar negeri seperti piring plasti, alat2 dapur bahkan mainan anak-anak yang mengandung zat berbahaya seperti melamine.
            Untuk industri didalam negeri pemerintah juga harus tetap memantau dan menyeleksi produk-produk yang layak dipasarkan didalam negeri ini, agar produk dalam negeri tetap terjaga kualitas sehingga warga negara ini bisa percaya terhadap produk dalam negeri ini. Sebab jika produk dalam negeri tidak bagus kualitasnya, bisa-bisa  perekonomian di negara ini bisa hancur karena ketidak percayaan terhadap produk dalam negeri. Jika sudah terjadi seperti itu investasi tidak akan terjadi karena investor lebih memilih menginvestasikan uangnya ke industri yang menguntungkan. Dan masalah pengangguran, kemiskinan dan masalah sosial ataupun kriminal akan meningkat
            Nah dari ulasan diatas dapat kita simpulkan dan kita jadikan acuan jika kita ingin melakukan investasi.
“Selamat mencoba”

Wednesday, March 9, 2011

PENANAMAN MODAL ASING DAN INVESTASI

PENANAMAN MODAL ASING DAN INVESTASI
PENDAHULUAN
Di zaman sekarang ini hampir di semua negara, khususnya negara berkembang membutuhkan modal asing tak terkecuali Negara kita ini. Modal asing itu merupakan suatu hal yang semakin penting bagi pembangunan suatu negara. Sehingga kehadiran investor asing nampaknya tidak mungkin dihindari. Yang menjadi permasalahan bahwa kehadiran investor asing ini sangat dipengaruhi oleh kondisi internal suatu negara, seperti stabilitas ekonomi, politik negara, penegakan hukum. Jadi suasana dan kondisi suatu Negara harus kondusif dan benear-benar aman.
Penanaman modal memberikan keuntungan kepada semua pihak, tidak hanya bagi investor saja, tetapi juga bagi perekonomian negara tempat modal itu ditanamkan serta bagi negara asal para investor. Pemerintah menetapkan bidang-bidang usaha yang memerlukan penanaman modal dengan berbagai peraturan. Selain itu, pemerintah juga menentukan besarnya modal dan perbandingan antara modal nasional dan modal asing. Hal ini dilakukan agar penanaman modal tersebut dapat diarahkan pada suatu tujuan yang hendak dicapai. Bukan hanya itu seringkali suatu negara tidak dapat menentukan politik ekonominya secara bebas, karena adanya pengaruh serta campur tangan dari pemerintah asing. Berbagai strategi untuk mengundang investor asing telah dilakukan. Hal ini didukung oleh arah kebijakan ekonomi dalam TAP MPR RI Nomor IV/MPR/1999 salah satu kebijakan ekonomi tersebut adalah :

“mengoptimalkan peranan pemerintah dalam mengoreksi ketidaksempurnaan pasar dengan menghilangkan seluruh hambatan yang mengganggu mekanisme pasar, melalui regulasi, layanan publik, subsidi dan insentif yang dilakukan secara transparan dan diatur dengan undang-undang.”

Kebijakan mengundang modal asing adalah untuk meningkatkan potensi ekspor dan substitusi impor, sehingga Indonesia dapat meningkatkan penghasilan devisa dan mampu menghemat devisa, oleh karena itu usaha-usaha di bidang tersebut diberi prioritas dan fasilitas. Alasan kebijakan yang lain yaitu agar terjadi alih teknologi yang dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional Indonesia.

ISI
Umum
Upaya pemerintah untuk mencari modal asing agar mau kembali menanamkan modalnya di Indoensia sampai saat ini belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Ditambah lagi sejak krisis ekonomi melanda Indonesia pada tahun 1998, penanaman modal di Indonesia semakin menurun. Jangan menarik investor, menjaga investor yang sudah ada saja belum maksimal, misalnya dengan tutupnya perusahaan-perusahaan asing di negeri ini.
Untuk bisa memenuhi harapan tersebut, pemerintah, aparat hukum dan komponen masyarakat dituntut untuk segara menciptakan iklim yang kondusif untuk investasi. Sebab para investor tidak akan mau menanamkan modalnya jika keadaan Negara tersebut tidak kondusif. Untuk itudi harapkan pemerintah Menyadari pentingnya penanaman modal asing, pemerintah Indonesia menciptakan suatu iklim penanaman modal yang dapat menarik modal asing masuk ke Indonesia. Usaha-usaha tersebut antara lain adalah dengan mengeluarkan peraturan-peraturan tentang penanaman modal asing dan kebijaksanaan pemerintah yang pada dasarnya tidak akan merugikan kepentingan nasional dan kepentingan investor.
Usaha pemerintah untuk selalu memperbaiki ketentuan yang berkaitan dengan penanaman modal asing antara lain dilakukan dengan memperbaiki peraturan dan pemberian paket yang menarik bagi investor asing. Pada akhirnya harus tetap diingat bahwa maksud diadakannya penanaman modal asing hanyalah sebagai pelengkap atau penunjang pembangunan ekonomi Indonesia. Pada hakekatnya pembangunan tersebut harus dilaksanakan dengan ketentuan swadaya masyarakat, oleh karena itu pemerintah harus bijaksana dan hati-hati dalam memberikan persetujuan dalam penanaman modal asing agar tidak menibulkan ketergantungan pada pihak asing yang akan menimbulkan dampak buruk bagi negara ini dikemudian hari.
Suatu proyek investasi umumnya memerlukan dana yang besar dan akan mempengaruhi perusahaan dalam jangka panjang. Oleh karena itu dilakukan perencanaan investasi yang lebih teliti agar tidak terlanjur menanamkan investasi pada proyek yang tidak menguntungkan.
Berdasarkan (www.sinarharapan.co.id/ekonomi/eureka/2003/021/eur1.html)menyatakan bahwa alasan melakukan investasi adalah sebagai berikut:
a) Produktivitas seseorang yang terus mengalami penurunan.
b) Tidak menentunya lingkungan perekonomian sehingga memungkinkan suatu saat penghasilan jauh lebih kecil dari pengeluaran.
c) Kebutuhan-kebutuhan yang cenderung mengalami peningkatan.

Tipe Investor Menurut profil Resiko
Tipe-tipe investor menurut profil resiko dalam berinvestasi dapat dideskripsikan berikut:
1. Defensive Investor dengan tipe defensive, investor ini berusaha untuk mendapatkan keuntungan dan menghindari resiko sekecil apapun dari investasi yang dilakukan. Investor tipe ini tidak mempunyai keyakinan yang cukup dalam hal spekulasi, dan lebih memilih untuk menunggu saat-saat yang tepat dalam berinvestasi agar investasi yang dilakukan terbebas dari resiko.
2. Conservative Investor dengan tipe conservative, biasanya berinvestasi untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan dengan rentang waktu investasi yang cukup panjang, misalnya, untuk pendidikan perguruan tinggi anak atau biaya hidup di hari tua. Investor tipe ini memiliki kecenderungan menanam investasi dengan keuntungan (yield) yang layak saja dan tidak memiliki resiko besar, karena filosofi investasi mereka untuk menghindari resiko. Walaupun investor conservative sering berinvestasi, investor ini umumnya mengalokasikan sedikit waktu untuk menganalisa dan mempelajari portofolio investasinya.
3. Balanced Investor dengan tipe balanced, merupakan tipe investor yang menginginkan resiko menengah. Investor tipe ini selalu mencari proporsi yang seimbang antara resiko yang dimungkinkan terjadi dengan pendapatan yang dapat diraih. Tipikal investor ini bahwa mereka akan selalu berhati-hati dalam memilih jenis investasi, dan hanya investasi yang proporsional antara resiko dan penghasilan yang bisa diperoleh yang akan dipilih.
4. Moderately aggressive Moderately aggressive, merupakan tipe investor yang tenang atau tidak ekstrim dalam menghadapi resiko. Investor ini cenderung memikirkan kemungkinan terjadinya resiko dan kemungkinan bisa mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini, investor dengan tipe moderately aggressive selalu tenang dalam mengambil keputusan investasi karena keputusan yang ditetapkan sudah dipikirkan sebelumnya.
5. Aggressive Investor aggressive, atau biasa disebut 'pemain', adalah kebalikan dari investor conservative. Mereka sangat teliti dalam menganalisa portofolio yang dimiliki.
Semakin banyak angka-angka dan fakta yang bisa dianalisa adalah semakin baik. Investor tipe ini umumnya berinvestasi dengan rentang waktu relatif pendek karena mengharapkan adanya keuntungan yang besar dalam waktu singkat. Walaupun tidak berharap untuk merugi, namun setiap investor aggressive menyadari bahwa kerugian adalah bagian dari permainan.

Jenis-Jenis Investasi
a. Menurut Senduk (2004:24) bahwa produk-produk investasi yang tersedia di pasaran antara lain: Tabungan di bank Dengan menyimpan uang di tabungan, maka akan mendapatkan suku bunga tertentu yang besarnya mengikuti kebijakan bank bersangkutan. Produk tabungan biasanya memperbolehkan kita mengambil uang kapanpun yang kita inginkan.
b. Deposito di bank Produk deposito hampir sama dengan produk tabungan. Bedanya, dalam deposito tidak dapat mengambil uang kapanpun yang diinginkan, kecuali apabila uang tersebut sudah menginap di bank selama jangka waktu tertentu (tersedia pilihan antara satu, tiga, enam, dua belas, sampai dua puluh empat bulan, tetapi ada juga yang harian). Suku bunga deposito biasanya lebih tinggi daripada suku bunga tabungan. Selama deposito kita belum jatuh tempo, uang tersebut tidak akan terpengaruh pada naik turunnya suku bunga di bank.
c. Saham adalah kepemilikan atas sebuah perusahaan tersebut. Dengan membeli saham, berarti membeli sebagian perusahaan tersebut. Apabila perusahaan tersebut mengalami keuntungan, maka pemegang saham biasanya akan mendapatkan sebagian keuntungan yang disebut deviden. Saham juga bisa dijual kepada pihak lain, baik dengan harga yang lebih tinggi yang selisih harganya disebut capital gain maupun lebih rendah daripada kita membelinya yang selisih harganya disebut capital loss. Jadi, keuntungan yang bisa didapat dari saham ada dua yaitu deviden dan capital gain.
d. Properti Investasi dalam properti berarti investasi dalam bentuk tanah atau rumah.
Keuntungan yang bisa didapat dari properti ada dua yaitu :
(a) Menyewakan properti tersebut ke pihak lain sehingga mendapatkan uang sewa.
(b) Menjual properti tersebut dengan harga yang lebih tinggi.
e. Barang-barang koleksi Contoh barang-barang koleksi adalah perangko, lukisan, barang antik, dan lain-lain. Keuntungan yang didapat dari berinvestasi pada barang-barang koleksi adalah dengan menjual koleksi tersebut kepada pihak lain.
f. Emas adalah barang berharga yang paling diterima di seluruh dunia setelah mata uang asing dari negara-negara G-7 (sebutan bagi tujuh negara yang memiliki perekonomian yang kuat, yaitu Amerika, Jepang, Jerman, Inggris, Italia, Kanada, dan Perancis). Harga emas akan mengikuti kenaikan nilai mata uang dari negara-negara G-7. Semakin tinggi kenaikan nilai mata uang asing tersebut, semakin tinggi pula harga emas. Selain itu harga emas biasanya juga berbanding searah dengan inflasi. Semakin tinggi inflasi, biasanya akan semakin tinggi pula kenaikan harga emas. Seringkali kenaikan harga emas melampaui kenaikan inflasi itu sendiri.
g. Mata uang asing Segala macam mata uang asing biasanya dapat dijadikan alat investasi. Investasi dalam mata uang asing lebih beresiko dibandingkan dengan investasi dalam saham, karena nilai mata uang asing di Indonesia menganut sistem mengambang bebas (free float) yaitu benar-benar tergantung pada permintaan dan penawaran di pasaran. Di Indonesia mengambang bebas membuat nilai mata uang rupiah sangat fluktuatif.
h. Obligasi atau sertifikat obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan, baik untuk menambah modal perusahaan atau membiayai suatu proyek pemerintah. Karena sifatnya yang hampir sama dengan deposito, maka agar lebih menarik investor suku bunga obligasi biasanya sedikit lebih tinggi dibanding suku bunga deposito. Selain itu seperti saham kepemilikan obligasi dapat juga dijual kepada pihak lain baik dengan harga yang lebih tinggi maupun lebih rendah daripada ketika membelinya. Terdapat pengelompokkan jenis-jenis investasi (www.winterthur.co.id/id/winpens3.htm), yaitu:
a) Deposito berjangka Simpanan dalam mata uang Rupiah, dengan tingkat suku bunga relatif lebih tinggi dibandingkan jenis simpanan lainnya. Tersedia dalam jangka waktu 1,3, 6, 12, dan 24 bulan.
b) Sertifikat Bank Indonesia (SBI) Sertifikat Bank Indonesia (SBI) merupakan bagian dari upaya BI untuk meredam dan menstabilkan likuiditas yang ada di pasar.
c) Saham atau Surat bukti pemilikan bagian modal perseroan terbatas yang memberikan berbagai hak menurut ketentuan anggaran dasar (shares, stock).
d) Obligasi atau Surat utang yang berjangka waktu lebih dari satu tahun dan bersuku bunga tertentu, yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk menarik dana dari masyarakat, guna pembiayaan perusahaan atau oleh pemerintah untuk keperluan anggaran belanjanya (debenture bond).
e) Sekuritas pasar uang, Sekuritas pasar uang merupakan surat-surat berharga jangka pendek yang diperjualbelikan di pasar uang.
f) Sertifikat hutang obligasi Merupakan bukti kepemilikan piutang kepada pihak lain. Sertifikat ini dapat diperjualbelikan pada tingkat diskonto tertentu. Sertifikat hutang obligasi ini merupakan bentuk investasi jangka panjang.
g) Tanah/bangunan, Investasi ini tergolong investasi dalam bentuk property, investasi ini biasanya untuk jangka waktu panjang karena mengharapkan adanya kenaikan dari nilai tanah/bangunan yang telah dibelinya.
h) Reksa dana. Wadah investasi yang berisi dana dari sejumlah investor dimana uang didalamnya diinvestasikan ke dalam berbagai produk investasi oleh sebuah Perusahaan Manajemen Investasi (Mutual Fund).
Keunggulan dan Kekurangan Setiap Investasi
a. Produk perbankan
(1) Tabungan Digunakan untuk menyimpan dana nasabah. Dapat memberikan banyak kemudahan, antara lain:
 Likuiditas yang tinggi, dapat diambil kapan saja: counter bank dan ATM
 Kemudahan bertransaksi: pengiriman uang, pembayaran (telepon, kartu kredit, dan lain-lain), penukaran uang, dan lain-lain.
 Dijamin pemerintah, sampai tahun 2006.
Kekurangan:
 Suku bunga yang diberikan sangat rendah, di bawah tingkat inflasi.
 Bunga kena pajak 20% untuk yang di atas Rp 7,5 juta.
(2) Rekening koran (cheque/giro) Dipergunakan secara luas oleh perusahaan dan perorangan, untuk melakukan transaksi keuangan. Kemudahan, antara lain:
 Likuiditas tinggi, dapat diambil kapan saja: counter bank pencairan cek.
 Kemudahan bertransaksi: pembayaran ke pihak lain tanpa menggunakan uang tunai dan tanpa harus datang ke bank.
 Dijamin oleh pemerintah.
Kekurangan:
 Tidak ada bunga, hanya terdapat jasa giro yang sangat rendah
 Bunga kena pajak 20%.
 Deposito berjangka Dipergunakan untuk menabung/menyimpan uang dalam jangka waktu tertentu. Kemudahan, antara lain:
 Suku bunga yang lebih tinggi, sekitar 6%.
 Likuiditas tinggi, dapat diambil kapan saja, meskipun ada jangka waktu
tertentu.
 Dapat dijaminkan: untuk mendapatkan hutang dari bank yang sama.
 Dijamin oleh pemerintah, rate (%) x (# of Days/365) x Nominal x 0.80, 12% x (31/365) x IDR 1,000,000 x 0.80.
Kekurangan:
 Terkena penalti, bila diambil sebelum jatuh tempo
 Bunga kena pajak 20%, di atas Rp 7,5 juta.
Kesimpulan:
Dikarenakan sifatnya dan bunga yang diberikan dari suatu produk perbankan berada di bawah rate inflasi, maka produk perbankan tidak sesuai untuk dipakai sebagai alat investasi.
Kelebihan:
 Akses yang cepat/likuiditas yang tinggi
 Kemudahan bertransaksi
 Jaminan pemerintah Secara umum, bank idealnya digunakan sebagai tempat melakukan transaksi.
Produk perbankan sangat ideal dipergunakan untuk penempatan dana darurat (emergency fund).
b. Produk investasi Reksa Dana/Unit Trust
Keunggulan:
 Diversifikasi
 Pilihan investasi yang beragam
 Transparansi
 Peraturan yang ketat
 Biaya yang rendah (subs, redeem, management fee)
 Keuntungan pajak (untuk di Indonesia saat ini)
 Minimum investasi yang rendah.


KESIMPULAN
Dari masalah diatas dapat kita simpulkan bahwa investasi atau penanaman modal itu sangat penting, sehingga pemerintah harus bisa dan mampu menarik minat investor asing untuk mau berinvestasi di Negara kita kita, akan tetapi pemerintah juga harus bisa memilah-milah mana investor yang menguntungkan dan yang tidak menguntungkan, sebab jika asal menerima investor bisa-bisa Negara kita justru merugi, baik dari segi perekonomian atau dapat menimbulkan bencana alam. Untuk itu pemerintah harus jeli dalam memilih investor.
SARAN DAN OPINI
1) Menurut kami pemerintah harus aktif dalam menarik minat investor untuk dapat mengembangkan perekonomian Indonesia, selain itu pemerintah juga harus cermat dan mengetahui dampak-dampak yang ditimbulkan investasi dari segi positive maupun negative.
2) Menurut kami , investasi adalah cara yang sangat tepat untuk mengembangkan pola fikir rakyat Indonesia , dengan berinvestasi ,pola fikir rakyat Indonesia berubah menjadi pemegang saham , bukan sebagai pekerja , jika kebanyakan rakyat Indonesia mempunyai pola fikir sebagai ‘owner’ bukan sebagai ‘karyawan’ maka rakyat Indonesia tidak akan menjadi pesuruh melainkan menjadi penyuruh .
3) Didunia permodalan asing kita juga harus turut ambil bagian untuk menyeleksi, sebab jika bergerak dalam dunia industri terdapat banyak hal yang menguntungkan dan yang tidak menguntungkan,
4) Pemerintah juga harus bisa mendidik anak bangsa sehingga anak bangsa bisa menjadi seorang investor,karena lebih baik investor anak negeri dari pada investor asing.

Daftar Pustaka
http://www.danareksa.com/home/index_produk.cfm?act=investasiRepot
http://www.perpustakaan-online.blogspot.com/2008/06/tujuan-penanaman-modal-asing.html
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/05/investasi-pengertian-dasar-jenis-dan.html




Nama : Herbayu Rachmat (23210246)
Andri wijaya (20210753)
Fajar Angga Diputra (22210544)
Sandi Ahmad Prawira (26210350)